3 April 2008

Selamatkan Iklim mulai dari SPBU

topik: dingin — ditulis oleh bocahalas pada 4:44 pm

Pagi tadi sebelum berangkat ke kantor saya sempatkan mengantri BBM di SPBU. Tidak ada yang istimewa sebenarnya dengan mengatri ini, apalagi mengantrinya pada deretan motor bukan mobil, kecuali suatu hal yang selalu mengganggu perasaan dan kenyamanan saya.

tampilkan artikel selengkapnya

28 March 2008

menanam pohon dengan Rp 45 ribu

topik: dingin — ditulis oleh timpakul pada 1:26 am

bila Luna Maya cukup senang menanam pohon, termasuk dengan hanya Rp 45 ribu setiap batangnya, maka harusnya ada hal lain yang masih perlu dilakukannya, memastikan bahwa pohon yang ditanam tak terlindas oleh traktor ataupun tenggelam oleh banjir.

tampilkan artikel selengkapnya

18 March 2008

ayolah, perlahan-lahan kita berubah

topik: dingin — ditulis oleh tukangsate pada 8:23 pm

hari minggu kemarin, karena tugas saya harus melakukan perjalanan lewat tarakan. dan karena beberapa hal saya harus menunggu selama kurang lebih 2 jam di bandara juata tarakan.

tampilkan artikel selengkapnya

G8 juga harus mengurangi emisi carbon

topik: dingin — ditulis oleh timpakul pada 9:34 am

Ada yang menarik dalam sebuah berita tentang pertemuan tingkat menteri G8. Delegasi Indonesia menyatakannegara-negara maju hingga saat ini masih terlihat masih menyatakan hal yang tersirat semata dan belum menunujukka realisasinya yang lebih jauh, sementara penanganan lingkungan dan perubahan iklim memerlukan langkah-langkah konkrit sekarang juga.“.

tampilkan artikel selengkapnya

3 March 2008

show your green, change your lifestyle

topik: dingin — ditulis oleh tukangsate pada 12:00 pm

Kesadaran warga bumi akan pentingnya upaya penyelamatan lingkungan dimulai setelah “Silent Spring” diterbitkan pada September 1962. Penulisnya, Rachel Carson menyentakkan AS dengan “musim semi yang sunyi”. Musim yang biasanya cerah dengan warna-warna bunga dan musim yang biasanya ceria dengan kicau burung, tiba-tiba sunyi karena semua itu menghilang.

tampilkan artikel selengkapnya

tulisan lalu »

menggunakan WordPress

AJAXed with AWP