ada sebuah diskriminasi dikala kotakayu sedang dilanda krisis listrik. lampu jalan di tengah kota terang benderang. berbagai lampu di rumah-rumah tepi kota tak menerangi kehidupan. suara mesin listrik berbahan bakar solar ataupun premium bersahutan.
ada sebuah diskriminasi dikala kotakayu sedang dilanda krisis listrik. lampu jalan di tengah kota terang benderang. berbagai lampu di rumah-rumah tepi kota tak menerangi kehidupan. suara mesin listrik berbahan bakar solar ataupun premium bersahutan.
Hmm… Kita luar biasa cinta pada kota kita ini, tapi… Entah apa yang harus dilakukan… Rasanya benar perlu semangat juang para yang muda, para kita2 untuk memperjuangkan kotakayu, kota kita tercinta, semangat untuk selalu mencintainya
emang, hampir diseluruh penjuru kalimantan belum setengah dari masyarakat yang ada dapat menikmati kenyamanan yang namanya listrik, sangat mudah untuk membedakan yanng mana masyarakat adat dan masyarakat pendatang, bila pada malam hari gelap gulita, pada siang hari asap mengepul dari dapur, dan sore hari. baru berkumpul. berarti itu masyarakat asli kalimantan. saya sempat binggung, ketika pertama saya sampai dipulau jawa. listrik gak ada matinya, lajan gak ada putusnya…
apa ini yang namanya pembangunan yang merata?
saya sebagai masyarakat kalimatan sangat prihatin dengan semua yang ada.
salam……….. buat semuanya
mari kita bersama-sama katakan hancurkan perkebunan kelapa sawit, dan pembalakan hutan….serta mencurian hasil alam kita.
salam.
miki